Manfaat Jintan Hitam & Putih Untuk Kesehatan Tubuh

manfaat jintan

Mulai dari Abad ke 10 tanaman Jintan sudah mulai digunakan sebagai bahan yang berkhasiat meningkatkan kesehatan tubuh manusia yang berasal dari tanaman. Kalau dihitung dari jenisnya tanaman jintan ada 14 jenis dan yang paling dikenal dan sering disebut adalah jintan hitam karena khasiatnya bagi tubuh manusia sebagai bahan alami untuk kesehatan yang sebelumnya hanya digunakan sebagai rempah-rempah untuk bumbu masak saja.

Namun kemudian makin terkuak manfaat dan khasiatnya yang ternyata bukan saja tidak sedikit keberagamannya, terlebih untuk manfaat yang berkualitas bagi kesehatan tubuh kita. Sebut saja salah satunya sebagai pemicu kekebalan tubuh.

 

Manfaat Jintan Hitam

 

JINTAN HITAM

1.The Canon of Medicine

Selain itu disebut pula kalau jintan hitam menstimulasi energi tubuh, serta mengurangi rasa letih. Berarti ia melakukan peran sebagai pengungkit stamina serta enduran juga bisa diandalkan. Maka kalangan atlet tercatat sering menggunakan jintan hitam sebagai pendongkrak enduran, selain untuk mendapatkan manfaat lain seperti melancarkan aliran darah tubuh serta untuk mendapatkan kandungan 15 asam amino pembentuk protein tubuh.

Kelebihan asam amino yang terkandung dalam jintan hitam selain beragam, 9 di antaranya asam amino yang bersifat esensial. Itu berarti hampir semua jenis asam amino esensial atau asam amino yang tak dapat dibuat oleh tubuh, tersedia dalam jintan hitam. Kita tahu kekurangan satu jenis saja asam amino, akan menimbulkan keluhan atau penyakit.

Dalam hal hormonal tubuh, jintan meningkatkan kerja sistem kelenjarnya (endocrin), sehingga produksi hormon di dalam tubuh selalu terjamin. Ia juga melancarkan saluran pencernaan, selain mengatasi mual, termasuk untuk keluhan kehamilan muda.

Bagi yang berbakat alergi, jintan hitam membantu mengatasi reaksi alergi yang sewaktu-waktu timbul karena ia bersifat antihistaminika juga. Kasus asma dan biduran (kaligata) dan semua serangan alergi mestinya dapat diredam oleh jintan hitam pula. Pada kondisi demikian jintan hitam bertindak sebagai obat.

Ada juga studi yang menyebutkan kalau jintan hitam mampu membasmi cacing dan parasit perut lainnya. Kita tahu sebagian besar anak-anak kita sudah tercemar cacing sejak kecil. Jintan hitam sebagai salah satu bahan alami mampu membantu, walaupun masih perlu penelitian lebih dalam untuk menjadikannya sebagai obat cacing. Jintan hitam juga bersifat antitoxic, zat yang meluruhkan racun yang memasuki tubuh.

Bukan saja sebagai antiparasit dan antibiotika, peranan jintan hitam juga sebagai penyembuh luka selain antijamur juga. Kita melihat begitu luasnya spektrum khasiat jintan seolah-olah meliput mampu mengatasi segala keluhan dan gangguan tubuh. Namun tidak berarti boleh dipandang sebagai obat untuk penyakit apa saja. 

 2.Menyehatkan otak

Kandungan asam linoleat dan asam linolenat sebagaimana kita kenal sebagai omega3 dan omega 6, juga dikandung dalam biji berwarna hitam ini. Kita tahu kalau omega 3 maupun omega 6 bahan yang dibutuhkan untuk memelihara kesehatan otak. Bahkan sejak bayi masih dalam kandungan mula kedua jenis asam ini dibutuhkan untuk pembentukan struktur bangunan otak agar optimal.

Bukan saja untuk usia bayi dan anak, jintan hitam dimanfaatkan oleh kaum yang sudah uzur. Kesehatan otak perlu terus terpelihara sampai usia lanjut. Kerusakan atau gangguan sel-sel otak antara lain karena zat gizi bagi kehidupan sel otak tidak tercukupi diperoleh dari menu harian kita.

 3.Melancarkan metabolisme

Secara keseluruhan tercatat bahwa jintan hitam membantu melancarkan metabolisme tubuh. Kebanyakan gangguan atau keluhan yang dialami manusia sekarang, bermula dari kurang lancarnya metabolisme tubuh. Mesin tubuh tidak lancar berputar lantaran beberapa penyebab. Salah satunya dapat dibantu oleh menghadirkan jintan hitam dalam tubuh.

Sekali lagi, kendati begitu beragam khasiat jintan hitam seakan bisa menyembuhkan penyakit atau gangguan tubuh apa saja, ia bukanlah obat dewa. Sejatinya tidak boleh dipandang seperti itu.

Sebagaimana lumrahnya bahan berkhasiat alami lainnya, ia bukan serta-merta sebagai obat. Terlebih sebagai obat segala macam penyakit, melainkan sebagai bahan yang mampu meningkatkan kesehatan tubuh. Artinya, apabila tubuh sedang mengalami kekurangan zat yang terkandung dalam jintan hitam, maka jintan hitam akan terasakan benar bermanfaat melakukan peran seolah sebagai obatnya.

Manfaat Jintan Putih

JINTAN PUTIH

Penelitian juga mengungkapkan beberapa manfaat baru, seperti meningkatkan berat badan dan meningkatkan kontrol gula darah dan kolesterol. Memasukkan jintan putih pada masakan tak hanya sekadar melezatkan namun juga menyehatkan. Berikut manfaat jintan putih

1. Melancarkan Pencernaan

Penggunaan jintan putih secara tradisional yang paling umum adalah untuk gangguan pencernaan. Faktanya, penelitian modern telah mengkonfirmasi bahwa jintan putih dapat membantu meningkatkan pencernaan normal.

Jintan putih dapat meningkatkan aktivitas enzim pencernaan, berpotensi mempercepat pencernaan. Jintan putih juga meningkatkan pelepasan empedu dari hati.

Empedu membantu mencerna lemak dan nutrisi tertentu dalam usus. Dalam satu studi, 57 pasien dengan sindrom iritasi usus besar (IBS) melaporkan gejala membaik setelah mengkonsumsi jintan putih pekat selama dua minggu.

2. Mengatasi Diabetes

Beberapa komponen jintan putih menunjukkan manfaat mengobati diabetes. Satu studi klinis menunjukkan suplemen jintan putih pekat mendukung indikator awal diabetes pada individu yang kelebihan berat badan, dibandingkan dengan plasebo.

Jintan putih juga mengandung komponen yang melawan beberapa efek jangka panjang dari diabetes. Salah satu cara diabetes merusak sel-sel dalam tubuh adalah melalui Advanced glycation end product (AGE) atau produk akhir glikasi lanjut.

AGE diproduksi secara spontan dalam aliran darah ketika kadar gula darah tinggi dalam jangka waktu yang lama, seperti pada diabetes. AGE dibuat ketika gula menempel pada protein dan mengganggu fungsi normalnya. AGE kemungkinan bertanggung jawab atas kerusakan mata, ginjal, saraf, dan pembuluh darah kecil pada diabetes.

Sebuah studi menguji efek dari suplemen jintan putih pekat. Jika dikonsumsi secara rutin dalam bentuk bumbu masakan atau suplemen, ini dapat membantu mengontrol gula darah pada diabetes.

3. Menstabilkan Kolesterol Darah

Dalam studi klinis jintan putih dapat menstabilkan kolesterol. Dalam sebuah penelitian, 75 mg jintan putih yang diminum dua kali sehari selama delapan minggu menurunkan trigliserida darah yang tidak sehat. Dalam penelitian lain, kadar kolesterol LDL teroksidasi “buruk” menurun hampir 10% pada pasien yang menggunakan ekstrak jintan lebih dari satu setengah bulan.

Satu studi terhadap 88 wanita mengamati apakah jinten memengaruhi kadar kolesterol HDL “baik”. Mereka yang mengonsumsi 3 gram jintan dengan yogurt dua kali sehari selama tiga bulan memiliki tingkat HDL yang lebih tinggi.

4. Membantu Penurunan Berat Badan dan Pengurangan Lemak

Suplemen jintan putih pekat telah membantu mendorong penurunan berat badan dalam beberapa studi klinis. Satu studi terhadap 88 wanita kelebihan berat badan menemukan bahwa yogurt yang mengandung 3 gram jintan mampu meningkatkan penurunan berat badan.

Studi lain menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi 75 mg suplemen jintan putih setiap hari kehilangan 1,4 kg lebih banyak daripada mereka yang menggunakan plasebo. Studi klinis ketiga melihat efek dari suplemen jintan pekat pada 78 pria dan wanita dewasa. Mereka yang mengkonsumsi suplemen kehilangan 1 kg lebih dari delapan minggu.

5. Mencegah Keracunan Akibat Makanan

Salah satu peran tradisional jintan putih dalam bumbu juga untuk keamanan makanan. Banyak bumbu, termasuk jintan, tampaknya memiliki sifat antimikroba yang dapat mengurangi risiko infeksi yang ditularkan melalui makanan.

Beberapa komponen jintan mengurangi pertumbuhan bakteri yang ditularkan melalui makanan dan beberapa jenis jamur infeksius. Ketika dicerna, jintan putih melepaskan komponen yang disebut megalomicin, yang memiliki sifat antibiotik. Selain itu, studi tabung menunjukkan bahwa jintan mengurangi resistensi obat dari bakteri tertentu.

6. Mencegah Peradangan

Senyawa tanaman dalam beberapa rempah telah terbukti mengurangi kadar penanda peradangan utama, NF-kappaB.

Jintan putih mengandung banyak senyawa tanaman yang dikaitkan dengan manfaat kesehatan potensial, termasuk terpen, fenol, flavonoid dan alkaloid. Beberapa di antaranya berfungsi sebagai antioksidan, yang merupakan bahan kimia yang mengurangi kerusakan pada tubuh dari radikal bebas.

Nah ! itulah beberapa khasiat dan manfaat Jintan hitam dan Jintan putih bagi tubuh manusia ,semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.